Dengan banyaknya pengguna smartphone saat ini , marak juga pengembang aplikasi yang jitu sebagai salah satu pemenuhan kebutuhan para pengguna android. Para pengembang aplikasi memang selalu meraba-raba ide atau gagasan sebagai Bypass beberapa cara-cara penting yang banyak peminatnya. Demikian juga salah satu pengembang aplikasi Oasis Feng ini. mereka mengembangkan aplikasi yang membantu memperbesar sisa RAM yang terpakai di android. Aplikasi Greenify ini terbukti ampuh untuk mempercepat dan memperlancar multi tasking dengan cara menidurkan aplikasi yang tidak bekerja, istilah kata lainnya adalah hibernasi.
Meskipun begitu ada dampak atau efek yang perlu kita ketahui bersama jikalau kita memakai fasilitas aplikasi yang berlambangkan daun hijau yang sangat khas ini. Dan berikut rangkuman dan penjelasan bila kita melakukan hibernasi dengan aplikasi Greenify dan sejenisnya.
Dampak dari Hibernasi Pada Android
Kita mestinya harus cermat dalam memilih aplikasi apa saja yang harus
dihibernasi dan aplikasi apa yang tidak perlu dihibernasi. Salah dalam
memiliih aplikasi bisa jadi dapat menyebabkan aplikasi tersebut menjadi
bermasalah. Apa sajakah masalah tersebut? Berikut ini akan diuraikan satu-persatu hal
apa yang akan terjadi ketika menghibernasi aplikasi.
1. Tidak Bekerja Sempurna
Ada aplikasi yang dapat mengupdate otomatis, ada aplikasi yang dapat
membackup data otomatis, ada aplikasi yang dapat mengupload file
otomatis, dan ada juga aplikasi yang dapat mensinkronisasi kontak
otomatis. Semua tugas dari aplikasi tersebut tidak akan bekerja jika
aplikasi yang bersangkutan dihibernasi. Menghibernasi berarti menidurkan
aplikasi tersebut. Tugas dan Fungsi aplikasi tersebut juga akan
diberhentikan jika tidak digunakan. Cara ini akan menonaktifkan tugas
aplikasi tersebut yang serba otomatis.
Proses hibernasi dapat mencabut permintaan aplikasi
yang telah dibuat sebelumnya kepada sistem. Ini akan membuat kerja
sistem menjadi ringan namun efek sampingnya akan membuat aplikasi yang
telah dihibernasi menjadi tidak otomatis lagi.
2. Kehilangan Notifikasi
Pada sebagian besar aplikasi terutama aplikasi sosial, harus terus
berjalan secara diam-diam untuk tetap mendapatkan sebuah notifikasi.
Aplikasi tersebut secara konsisten akan terus mensinkronisasikan diri
terhadap suatu server (dari aplikasi tersebut) secara teratur. Hibernasi
pada aplikasi ini akan memberhentikan aplikasi dari latar belakang saat
aplikasi tersebut tidak melakukan proses apapun.
Saat aplikasi sedang menjalankan suatu proses penting seperti
sinkronisasi yang sedang berlangsung, maka hibernasi pada aplikasi
tersebut tidak akan terjadi. Greenify akan menunggu sampai proses
tersebut selesai. Barulah ketika aplikasi tersebut Menganggur, Greenify akan segera menghibernasi aplikasi tersebut.
Setelah aplikasi ini telah dihibernasi, aplikasi ini akan berhenti
dari segala tugas apapun. Aplikasi akan diam dan tidak lagi berjalan di
latar belakang. Jika ada notifikasi yang masuk pasti tidak akan sampai
kepada aplikasi ini dan aplikasi pun tidak bekerja seperti yang
diharapkan.
Pada aplikasi Greenify Pro, Sebuah pesan push dari
GCM (Google Cloud Messaging) diizinkan untuk membangunkan aplikasi yang
terhibernasi. GCM adalah sebuah layanan yang dijalankan oleh Layanan Google Play
yang berfungsi untuk menjalankan push notifikasi. Karena GCM memiliki
banyak batasan dalam memberikan pesan push, maka sebagian besar aplikasi
hanya menggunakan GCM untuk notifikasi tertentu (seperti update dll)
dan bukan sebagai sumber utama dalam memberikan notifikasi.
3. Hilangnya Event Tertentu
Di dalam sistem operasi Android tersemat beberapa Event yang
berfungsi untuk menjalankan suatu tugas saat kondisi tertentu. Pernahkah
Anda perhatikan ketika setelah selesai menginstall aplikasi tertentu,
beberapa saat kemudian aplikasi lain seperti Clean Master memberitahukan
bahwa aplikasi tersebut aman dan tidak mengandung virus? Ini terjadi
karena sebelumnya Clean Master telah membuat permintaan kepada sistem
untuk menjalankan tugas ketika menginstall dan uninstall aplikasi.
Saat aplikasi Clean Master di hibernasi, maka Clean Master tidak
akan lagi terbangun ketika suatu event tersebut terjadi. Contoh lain
adalah aplikasi pihak ketiga seperti pengingat jadwal. Pengingat jadwal
ini tidak berjalan di latar belakang, namun hanya berjalan ketika suatu
event terjadi. Event tersebut tidak lain adalah pada jam-jam tertentu
sesuai dengan permintaan pengguna pada jadwal yang dibuatnya. Jika
aplikasi pengingat jadwal ini dihibernasi, maka aplikasi ini tidak akan
dibangunkan ketika waktu telah menunjukkan jadwal tersebut. Hal ini juga
akan terjadi ketika Anda menghibernasi aplikasi Jam Alarm.
4. Hubungan Aplikasi Terputus
Menghibernasi aplikasi dapat memutuskan hubungan antar aplikasi. Ini
dapat terjadi jika Anda memotong jalur akses aplikasi yang telah
dihibernasi. Dengan terputusnya kerjasama antar aplikasi ini dapat
mengakibatkan kesalahan ketika ada aplikasi tertentu yang memerlukan
autentikasi dari aplikasi lain.
Sebagai contoh aplikasi Instagramm, Instagram memerlukan sebuah
otentikasi dari aplikasi Facebook untuk dapat berjalan. Ketika membuka
aplikasi Instagram, secara diam-diam aplikasi Instagram juga akan
membuka aplikasi Facebook. Aplikasi Facebook sendiri juga akan memanggil
apikasi lainnya seperti aplikasi Messeger.
Sebagai contoh, cobalah Anda tutup aplikasi Facebook dan Messeger atau
menghibernasinya dengan aplikasi Greenify. Kemudian coba Anda buka
aplikasi Instagram beberapa saat kemudian. Secara perlahan aplikasi
Facebook dan Messeger akan berjalan kembali di latar belakan bukan?
Aplikasi Instagram inilah yang membangunkan mereka.
Saat Anda memotong jalur akses dari aplikasi Instagram ke Facebook,
sebenarnya tidak ada masalah. Namun jika ada aplikasi atau game lain
yang juga menggunakan otentikasi dari aplikasi Facebook akan menjadi
masalah baru. Game atau aplikasi tersebut tidak dapat login melalui
Facebook.
5. Berbahaya
Menghibernasi dapat membahayakan bika Anda menghibernasi aplikasi
sistem yang seharusnya tidak boleh untuk dihibernasi. Menghibernasi
berarti menghentikan total tugas dari aplikasi tersebut dan ini akan
berpengaruh besar jika Anda menghibernasi aplikasi sistem yang sangat
penting.
Aplikasi SmsPush atau aplikasi sistem yang digunakan sebagai
server untuk pesan singkat (SMS) tidak boleh dihibernasi. Jika Anda
melanjutkan untuk menghibernasi aplikasi sistem ini, maka yang terjadi
pesan singkat (SMS) tidak akan masuk ke ponsel kita sampai ada aplikasi
lain yang membangunkan aplikasi SMSPUSH ini.
Aplikasi Jam Alarm juga bagusnya tidak perlu dihibernasi. Jika
aplikasi Jam Alarm ini bersikeras untuk dihibernasi, maka yang terjadi
Alarm tidak akan berfungsi dengan normal. Hal ini terjadi karena Event
alarm dari Register Android di nonaktifkan dari aplikasi Jam Alarm.
Demikian ulasan singkat dan semoga bermanfaat. Bagaimanapun kita harus bijak dan tahu dalam menggunakan sebuah aplikasi Labels: Aplikasi, Hibernasi, Informasi